Menggunakan skincare di pagi hari bukan hanya soal melembapkan kulit, tapi juga melindunginya dari paparan sinar UV yang merusak. Dua produk yang sering jadi andalan adalah day cream dan sunscreen. Tapi, pertanyaannya: mana yang sebaiknya diaplikasikan lebih dulu? Sunscreen dulu atau day cream dulu?
Meski terlihat sepele, urutan ini bisa memengaruhi efektivitas keduanya. Artikel ini akan mengulas cara kerja masing-masing produk, urutan pemakaian yang tepat, hingga pendapat para dermatolog ternama. Yuk, simak sampai tuntas!
Cara Bekerja Sunscreen dan Day Cream
Sebelum kita membahas mengenai penggunaan sunscreen dulu atau day cream dulu, hal pertama yang perlu Anda pahami adalah bagaimana cara kerja keduanya. Baik sunscreen maupun day cream memiliki fungsi yang berbeda. Simak penjelasannya berikut ini!
1. Sunscreen
Sunscreen atau tabir surya adalah produk pelindung kulit dari radiasi sinar ultraviolet (UV), baik UVA maupun UVB. Berdasarkan cara kerjanya, sunscreen terbagi menjadi dua jenis utama:
- Sunscreen fisik (mineral). Sunscreen jenis ini mengandung zinc oxide atau titanium dioxide, bekerja dengan cara membentuk lapisan di permukaan kulit untuk memantulkan atau menghamburkan sinar UV
- Sunscreen kimia. Seperti namanya, sunscreen ini mengandung bahan kimia seperti avobenzone atau oxybenzone, yang menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit.
Tujuan utama pengaplikasian sunscreen adalah untuk mencegah kerusakan kulit seperti hiperpigmentasi, kerutan dini, dan bahkan kanker kulit.
Karena itu, American Academy of Dermatology (AAD) menyarankan penggunaan sunscreen broad-spectrum dengan SPF minimal 30 setiap hari, tak peduli apakah cuaca cerah atau mendung (AAD).
2. Day Cream
Day cream atau krim siang biasanya diformulasikan sebagai pelembap yang digunakan di pagi hari. Fungsinya adalah untuk menghidrasi kulit, menjaga elastisitas, dan memperkuat skin barrier. Bahan-bahan aktif di dalam day cream sering kali meliputi:
- Humektan seperti gliserin atau asam hialuronat untuk menarik air ke lapisan kulit terluar
- Emolien dan oklusif seperti dimetikon atau shea butter untuk menghaluskan permukaan kulit dan mencegah kehilangan air.
Banyak produk day cream yang beredar di pasaran juga diperkaya dengan vitamin, antioksidan, dan bahkan SPF. Namun, SPF dalam day cream biasanya tidak setinggi sunscreen, dan efektivitasnya tergantung dari jumlah yang diaplikasikan.
Baca juga: 10+ Penyebab Skin Barrier Rusak, Cari tahu penyebabnya Disini!
Jadi Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu?
Secara umum, para ahli menyarankan Anda untuk menggunakan day cream terlebih dahulu, baru kemudian sunscreen sebagai langkah terakhir dalam rutinitas pagi. Mengapa demikian?
- Day cream membutuhkan waktu untuk meresap ke kulit dan memberikan hidrasi maksimal. Jika Anda mengoleskan sunscreen terlebih dahulu, bahan aktif dari day cream bisa mengganggu lapisan sunscreen
- Sunscreen (terutama untuk jenis sunscreen fisik) bekerja dengan membentuk pelindung di permukaan kulit. Karena itu, sunscreen harus diletakkan paling akhir agar tidak tergeser atau tercampur oleh produk lain.
Namun, ada pengecualian. Untuk sunscreen kimia, beberapa dermatolog menyarankan penggunaannya langsung pada kulit sebelum pelembap, agar bahan aktifnya bisa terserap dengan baik.
Tapi ini berisiko karena saat Anda mengaplikasikan pelembap setelahnya, bisa saja sunscreen yang sudah terserap tergeser dan perlindungannya menurun. Oleh karena itu, cara yang paling aman dan konsisten adalah sebagai berikut:
- Oleskan day cream terlebih dahulu dan biarkan meresap sekitar 1–2 menit
- Lanjutkan dengan sunscreen sebagai lapisan pelindung terakhir sebelum makeup.
Kalau Day Cream Sudah Mengandung SPF, Apakah Masih Perlu Sunscreen?
Jika day cream Anda sudah mengandung SPF, apakah Anda bisa melewati sunscreen? Jawabannya: tergantung.
Menurut berbagai Healthline, untuk mendapatkan perlindungan SPF sesuai yang tertera di kemasan, Anda perlu mengaplikasikan produk dalam jumlah cukup banyak—yakni sekitar 1/4 sendok teh untuk wajah dan leher. Sayangnya, kebanyakan orang hanya menggunakan sedikit day cream, yang membuat proteksi SPF-nya tidak optimal.
Selain itu, day cream dengan SPF biasanya tidak water-resistant. Jika Anda banyak beraktivitas di luar, berkeringat, atau terkena air, sunscreen khusus tetap lebih disarankan. Lalu bagaimana sebaiknya?
- Jika day cream Anda mengandung SPF di bawah 30, Anda tetap perlu sunscreen tambahan
- Jika SPF-nya 30 atau lebih, dan Anda menggunakannya dalam jumlah cukup, bisa saja Anda tidak perlu sunscreen lagi—tetapi hanya untuk aktivitas indoor ringan
- Untuk perlindungan maksimal, disarankan tetap menambahkan sunscreen sebagai langkah terakhir.
Apa Kata Expert?

Para ahli kesehatan dan kecantikan kulit memiliki pendapat tersendiri mengenai urutan aplikasi sunscreen dan day cream. Beberapa di antaranya adalah:
1. American Academy of Dermatology (AAD)
AAD secara resmi menyarankan sunscreen digunakan sebagai langkah terakhir di pagi hari. Organisasi ini menekankan pentingnya tidak mengaplikasikan produk lain di atas sunscreen karena bisa mengganggu lapisan pelindungnya.
2. Dr. Joshua Zeichner (Dermatolog, Mount Sinai Hospital NYC)
Dr. Zeichner menjelaskan bahwa “sunscreen sebaiknya diaplikasikan setelah pelembap” karena fungsinya sebagai pelindung luar. Namun, ia juga menyebut bahwa pada sunscreen kimia, beberapa orang memilih mengoleskannya sebelum pelembap untuk membantu penyerapan optimal.
3. Dr. Sejal Shah (Dermatolog, NYC)
Menurut Dr. Shah, jika Anda menggunakan sunscreen lebih dulu lalu mengoleskan pelembap di atasnya, ada risiko sunscreen akan bergeser atau tercampur sehingga efektivitasnya menurun. Karena itu, ia cenderung menyarankan sunscreen sebagai langkah terakhir setelah semua produk perawatan menyerap dengan baik.
4. Dr. Hadley King (Dermatolog, NYC)
Dr. King juga setuju sunscreen harus berada di lapisan terluar. Bila Anda menggunakan sunscreen terlebih dahulu lalu menimpanya dengan produk lain, Anda bisa secara tidak sengaja mengurangi perlindungan UV yang diberikan sunscreen tersebut. Untuk sunscreen kimia, ia menyarankan memberikan jeda waktu beberapa menit agar terserap sebelum melanjutkan produk lain (Dermstore).
Kesimpulannya, urutan penggunaan day cream dan sunscreen memang penting. Berdasarkan cara kerja produk dan panduan dari para ahli, Anda sebaiknya:
- Gunakan day cream terlebih dahulu untuk menghidrasi dan menutrisi kulit
- Biarkan meresap selama 1–2 menit
- Lanjutkan dengan sunscreen sebagai pelindung terakhir terhadap sinar UV.
Jika day cream Anda sudah mengandung SPF, pastikan kandungannya cukup tinggi dan aplikasikan dalam jumlah cukup. Namun, untuk perlindungan maksimal, penggunaan sunscreen terpisah tetap disarankan—terutama jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan.
Dengan memahami urutan ini, Anda tak hanya merawat kulit dengan lebih optimal, tapi juga menjaga diri dari efek buruk paparan sinar matahari jangka panjang. Jangan lupa re-apply sunscreen setiap 2 jam jika Anda sedang berada di luar ruangan. Kulit sehat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan benar.
Jika Anda memiliki permasalahankulit yang perlu dikonsultasikan, Esmoir Klinik Karawang siap membantu. Hubungi kami di sini untuk membuat janji temu.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, dr. Lanny (alumni Untar 2001) telah membangun reputasi sebagai ahli kulit dan estetika terkemuka. Ia dikenal luas akan kemampuannya memberikan perawatan kulit yang holistik dan efektif.