Pernahkah Anda merasa bahwa kulit wajah tiba-tiba lebih berminyak dan jerawat bermunculan menjelang atau saat haid? Anda tidak sendiri. Banyak perempuan mengalami kondisi ini setiap bulannya. Sebenarnya, kenapa jerawat muncul saat haid?
Jerawat hormon haid yang muncul menjelang menstruasi adalah hal yang wajar. Namun, ini tetap bisa menjadi masalah yang mengganggu kepercayaan diri. Dalam artikel ini kita akan mengulas secara lengkap kenapa jerawat muncul saat haid, bagaimana cara mencegahnya, hingga solusi efektif untuk mengatasinya, termasuk perawatan profesional yang bisa Anda pertimbangkan.
Kenapa Jerawat Muncul Saat Haid? Yuk Kita Cari Tau!
Dilansir dari Healthline, jerawat saat haid biasanya muncul akibat perubahan hormon di dalam tubuh, terutama menjelang masa menstruasi. Sekitar satu minggu sebelum menstruasi dimulai, kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh menurun secara signifikan. Penurunan hormon ini menyebabkan peningkatan produksi sebum (minyak alami kulit) oleh kelenjar sebaceous.
Ketika produksi sebum meningkat, pori-pori kulit dapat tersumbat, dan ini menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk berkembang. Akibatnya, muncullah jerawat, terutama di area dagu, rahang, dan pipi bagian bawah.
Selain itu, peningkatan hormon androgen seperti testosteron juga bisa memperparah kondisi jerawat menjelang haid. Lalu, berapa lama jerawat ini akan bertahan?
Menurut Dokter diTrapano dari Cleveland Clinic, jerawat saat haid ini durasinya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Bahkan tiap orang juga bisa mengalami durasi yang berbeda dari satu bulan dengan bulan lainnya. Lamanya bisa beberapa hari sampai beberapa minggu.
Bagaimana Cara Mencegah Jerawat Saat Haid?
Jerawat saat haid sebenarnya adalah hal yang alami. Namun, jika kondisinya parah, Anda mungkin akan sulit beraktivitas. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi perubahan hormonal yang menyebabkan jerawat menstruasi:
1. Kurangi Stres Berlebihan
Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh dan memperburuk jerawat. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang bisa merangsang produksi minyak di kulit. Luangkan waktu untuk relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang Anda nikmati agar stres tetap terkendali.
2. Tidur yang Cukup
Kurang tidur dapat mengganggu sistem imun tubuh dan memperburuk peradangan, termasuk jerawat. Pastikan Anda mendapatkan tidur berkualitas selama 7–9 jam setiap malam untuk membantu tubuh dan kulit melakukan regenerasi secara optimal.
3. Gunakan Kosmetik Dengan Label Non-Comedogenic
Kosmetik yang tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic) sangat penting, apalagi saat haid. Pilih foundation, sunscreen, dan pelembap yang ringan dan bebas minyak. Ini akan membantu menjaga kulit tetap bersih dari sumbatan dan iritasi.
Baca juga: Kenali 5 Manfaat Menggunakan Sunscreen! Cantik Maksimal!
4. Hindari Merokok dan Konsumsi Alkohol
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol dapat memperburuk kondisi kulit. Rokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah, mengurangi suplai oksigen ke kulit, dan meningkatkan peradangan. Sementara alkohol dapat mengganggu keseimbangan hormon dan membuat kulit dehidrasi. Inilah yang menyebabkan kenapa jerawat muncul saat haid.
Cara Menghilangkan Jerawat Saat Haid
Bagi sebagian orang, jerawat menstruasi sama sekali tidak bisa dihindari. Tidak perlu khawatir karena biasanya jerawat akan mereda seiring dengan kembali stabilnya hormon di dalam tubuh. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu menghilangkan jerawat ini lebih cepat antara lain adalah:
1. Di Kompres Dengan Air Hangat dan Dingin
Mengompres jerawat dengan air hangat dapat membantu membuka pori-pori dan melunakkan sebum yang menyumbat. Setelah itu, kompres dengan air dingin untuk mengurangi peradangan dan mengecilkan pori-pori. Lakukan secara bergantian selama beberapa menit.
Baca juga: Kenapa Pori-Pori Wajah Membesar? Ini Penyebab dan Solusinya!
2. Menggunakan Obat Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang efektif membunuh bakteri penyebab jerawat. Gunakan produk yang mengandung bahan ini sebagai treatment spot (digunakan secar atopikal atau dengan oles langsung di jerawat). Namun, pastikan untuk mencobanya sedikit terlebih dahulu karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
3. Menggunakan Skincare yang Mengandung Salicylic Acid
Salicylic acid (asam salisilat) membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mempercepat pengelupasan sel kulit mati. Bahan ini juga bersifat anti-inflamasi, sehingga efektif meredakan kemerahan dan pembengkakan pada jerawat.
4. Gunakan Centella Asiatica Untuk Mendinginkan Kulit
Centella asiatica adalah salah satu ingredients skincare yang semakin populer belakangan ini. Bahan ini dikenal dengan efek menenangkan dan mempercepat penyembuhan kulit. Skincare yang mengandung bahan ini cocok digunakan untuk kulit berjerawat saat haid karena dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi.
5. Dilarang Keras Untuk Memencet Jerawat!
Ketika jerawat muncul, keinginan untuk memencet biasanya tidak terhindarkan. Meskipun tergoda, memencet jerawat hanya akan memperparah peradangan dan meninggalkan bekas luka.
Selain itu, risiko infeksi juga meningkat, apalagi jika Anda memencetnya dengan tangan yang kotor. Biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya atau gunakan produk perawatan yang sesuai. Jika memang harus dipencet, pastikan hanya tenaga profesional yang melakukannya.
Baca juga: Tanpa Sadar, Ini Dia 12 Kebiasaan Buruk yang Bikin Jerawatan!
6. Pil KB Dapat Membantu Mengurangi Jerawat Hormonal
Dilansir dari WebMD, beberapa jenis pil KB mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin yang dapat membantu menstabilkan fluktuasi hormon dan mengurangi jerawat hormonal. Dokter juga telah menggunakannya selama bertahun-tahun untuk mengatasu masalah jerawat karena hormone.
Meski cukup efektif, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan metode ini. Pasalnya, tidak semua pil KB cocok untuk semua orang.
Itu dia beberapa pilihan cara mengatasi jerawat saat haid yang bisa Anda coba. Anda bisa memilih opsi terbaik dengan berkonsultasi kepada tenaga profesional.
Apakah Esmoir Bisa Membantu Saya Untuk Menghilangkan Jerawat Saat Haid?

Jika jerawat saat haid terasa sulit dikendalikan dengan perawatan rumahan atau skincare biasa, Anda bisa mempertimbangkan perawatan profesional di Esmoir. Kami menyediakan berbagai layanan yang dirancang khusus untuk mengatasi jerawat hormonal, antara lain:
- Facial wajah berjerawat. Membersihkan pori-pori secara mendalam dan mengurangi peradangan
- Peeling untuk kulit berjerawat. Mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi kulit baru yang lebih sehat
- Facial detox. Detoksifikasi kulit dari kotoran dan polusi, membantu mengurangi jerawat dari dalam
- Suntik jerawat (acne shot). Menggunakan bahan anti-inflamasi yang disuntikkan langsung ke jerawat untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi pembengkakan secara signifikan.
Semua prosedur dilakukan oleh terapis berpengalaman dengan standar kebersihan tinggi. Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu untuk mendapatkan treatment yang sesuai dengan jenis kulit dan tingkat keparahan jerawat Anda.
Jerawat saat haid memang umum terjadi, tetapi bukan berarti Anda harus pasrah dengan kondisi tersebut. Dengan memahami penyebab utamanya—yaitu fluktuasi hormon—Anda bisa melakukan langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat.
Mulai dari menjaga pola hidup sehat, menggunakan skincare yang sesuai, hingga mencoba perawatan profesional seperti yang tersedia di Esmoir.
Jangan biarkan jerawat merusak kepercayaan diri Anda setiap bulan. Rawat kulit secara konsisten dan bijak dalam memilih solusi yang paling sesuai untuk Anda. Jika Anda ingin mendapatkan solusi jerawat yang efektif dan aman sesuai dengan kondisi kulit, jadwalkan sesi konsultasi dengan tim profesional Esmoir sekarang juga!

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, dr. Lanny (alumni Untar 2001) telah membangun reputasi sebagai ahli kulit dan estetika terkemuka. Ia dikenal luas akan kemampuannya memberikan perawatan kulit yang holistik dan efektif.