Setiap orang pasti memiliki masalah masing-masing yang terkait dengan kulit wajah mereka. Mulai dari jerawat sampai kulit kering bisa dialami siapa saja. Masalah lain yang juga kerap membuat seseorang jadi tak percaya diri adalah pori-pori wajah yang membesar. Sebenarnya, kenapa pori-pori wajah membesar?
Pori-pori wajah yang membesar sering dihubungkan dengan kurangnya higienitas atau kebersihan kulit wajah. Namun, jika dilihat lebih jauh, ada berbagai kondisi yang bisa jadi penyebabnya. Jadi, ini tak melulu soal kebersihan saja. Mari kita bahas lebih jauh kenapa pori-pori wajah membesar!
Kenali Apa Itu Pori-Pori
Pori-pori adalah bukaan kecil di permukaan kulit yang berfungsi sebagai saluran untuk mengeluarkan minyak (sebum) dan keringat dari kelenjar di bawah kulit. Pori-pori juga membantu kulit bernapas dan menjaga kelembapannya. Ukurannya dapat bervariasi tergantung pada jenis kulit, genetika, usia, dan faktor lingkungan.
Pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak, atau sel kulit mati dapat menyebabkan masalah kulit seperti komedo atau jerawat. Ini bisa terjadi di kulit mana saja, termasuk tubuh dan wajah. Karena itu penting untuk menjaga kebersihan kulit, termasuk memastikan ukurannya tidak membesar.
Beberapa Alasan Kenapa Pori-Pori Wajah Membesar
Pori-pori adalah bagian alami dari kulit yang berperan penting dalam menjaga kelembapan dan fungsi kulit. Namun, banyak orang mengeluhkan pori-pori yang terlihat besar, terutama pada wajah. Pori-pori yang membesar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Simak penjelasannya berikut ini!
1. Perubahan Hormonal

Menurut Alodokter, perubahan hormonal merupakan salah satu penyebab utama pori-pori membesar. Baik pria maupun wanita mengalami perubahan hormon sepanjang hidup mereka. Pada wanita, perubahan hormon biasanya terlihat pada usia 30-an hingga 40-an, yang menyebabkan pori-pori di wajah, terutama di area hidung dan pipi menjadi tampak lebih besar. Hal ini terkait dengan penurunan kadar estrogen yang dapat memengaruhi elastisitas kulit.
Tak hanya wanita, pria juga mengalami perubahan hormonal, terutama selama usia 30-an hingga 80-an. Kondisi ini biasanya memengaruhi area hidung dan dahi yang disebabkan oleh produksi minyak kulit yang meningkat. Efeknya, pori-pori menjadi tampak lebih besar.
2. Faktor Umur

Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan signifikan, termasuk penurunan produksi kolagen dan elastin. Kulit yang kehilangan elastisitas akan membuat pori-pori tampak lebih besar. Selain itu, pertambahan usia juga membuat kulit cenderung lebih kering dan kehilangan kelembapan. Ada beberapa cara yang bsa dilakukan untuk mengatasinya seperti:
- Gunakan pelembap yang mengandung hyaluronic acid untuk menjaga hidrasi kulit
- Terapkan sunscreen setiap hari untuk melindungi kulit dari penuaan dini akibat sinar UV
- Perawatan seperti microneedling atau terapi laser dapat membantu meningkatkan produksi kolagen
3. Produksi Sebum yang Berlebihan

Sebum adalah minyak alami yang diproduksi oleh kulit untuk menjaga kelembapannya. Namun, produksi sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori dengan minyak dan sel kulit mati, membuatnya tampak lebih besar. Hal ini sering kali diperburuk oleh perubahan hormonal, genetika, atau kondisi medis tertentu. Simak beberapa tips untuk mengatasinya berikut ini!
- Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih yang mengandung bahan seperti benzoyl peroxide atau tea tree oil
- Hindari produk yang menyumbat pori-pori (non-comedogenic).
4. Faktor Genetik

Alasan berikutnya kenapa pori-pori wajah membesar berkaitan dengan faktor genetic. Genetika memainkan peran besar dalam menentukan ukuran pori-pori Anda. Jika orang tua atau anggota keluarga Anda memiliki pori-pori besar, kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya. Faktor genetik juga memengaruhi produksi minyak kulit dan tingkat kolagen.
Meskipun genetika tidak dapat diubah, Anda bisa meminimalkan penampilan pori-pori dengan perawatan kulit yang tepat. Salah satunya adalah dengan menggunakan primer yang dirancang untuk menyamarkan pori-pori sebelum mengaplikasikan makeup.
5. Menu Diet yang Buruk

Pola makan yang buruk, terutama yang tinggi gula dan lemak, dapat memperburuk kondisi kulit. Makanan yang meningkatkan kadar gula darah dapat menyebabkan peradangan dan meningkatkan produksi minyak, sehingga pori-pori tampak lebih besar.
Untuk mengatasinya, cobalah untuk memperbanyak konsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran. Minum air yang cukup untuk menjaga hidrasi kulit serta hindari makanan olahan dan yang mengandung gula berlebihan.
6. Kebersihan yang Tidak Baik

Tidak membersihkan wajah dengan benar dapat menyebabkan penumpukan minyak, kotoran, dan sel kulit mati di pori-pori. Akibatnya, pori-pori tersumbat dan terlihat lebih besar.
Untuk mengegahnya, cobalah untuk mersihkan wajah secara teratur, terutama setelah berolahraga atau menggunakan makeup. Jangan lupa lakukan eksfoliasi kulit satu hingga dua kali seminggu untuk menghilangkan sel kulit mati.
Baca juga: Apakah Olahraga Bisa Menghilangkan Jerawat? Nih, Kata Expert!
7. Memencet Jerawat/Komedo

Apakah Anda tau? kebiasaan memencet jerawat atau komedo dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada kulit. Hal ini dapat membuat pori-pori tampak lebih besar dan merusak jaringan kulit di sekitarnya.
Hindari memencet jerawat atau komedo. Sebagai gantinya, gunakan produk penghilang jerawat yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat. Jika diperlukan, lakukan ekstraksi komedo di bawah pengawasan profesional.
8. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan

Sinar matahari dapat merusak kolagen di kulit dan menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, pori-pori menjadi lebih terlihat. Paparan sinar UV juga dapat meningkatkan produksi minyak kulit, yang memperburuk masalah ini. Bagaimana cara mengatasinya?
- Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat cuaca mendung
- Hindari paparan sinar matahari langsung pada jam-jam puncak (10 pagi hingga 4 sore).
Itu dia penjelasan mengenai kenapa pori-pori wajah membesar. Pori-pori yang membesar memang merupakan masalah kulit yang umum. Namun, dengan memahami penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya. Mulai dari menjaga kebersihan kulit hingga mengadopsi pola makan yang sehat, setiap tindakan kecil dapat membantu memperbaiki penampilan kulit Anda.
Dalam praktiknya, perawatan pori besar sering dikaitkan dengan kombinasi pembersihan pori, eksfoliasi, dan stimulasi kolagen. Hal ini dibahas lebih lanjut dalam konteks cara mengatasi pori besar dan pilihan treatment yang biasanya dipertimbangkan di klinik.
Bagi Anda yang mengalami masalah jerawat atau komedo parah, alih-alih mencoba mengatasinya sendiri di rumah dan menyebabkan pori-pori jadi melebar, ada baiknya melakukan perawatan di klinik kecantikan tepercaya.
Esmoir, salah satu klinik kecantikan terbaik di Karawang siap membantu Anda merawat kulit wajah serta berbagai permasalahannya. Termasuk pori-pori membesar yang membuat tak percaya diri. Jika ada pertanyaan, silakan hubungi kami di Esmoir.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, dr. Lanny (alumni Untar 2001) telah membangun reputasi sebagai ahli kulit dan estetika terkemuka. Ia dikenal luas akan kemampuannya memberikan perawatan kulit yang holistik dan efektif.