What would you like to find?

BACA ARTIKEL TERBARU KAMI

Artikel

Perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat

8 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat & Efektif

Berkat kemajuan teknologi, maka treatment untuk menghilangkan bekas jerawat pun semakin beragam. Meskipun demikian, tidak berarti setiap jenis perawatan memiliki kecocokan dengan kondisi wajah yang berjerawat. Sebab, munculnya jerawat itu sendiri mempunyai beragam pemicu sehingga memerlukan penanganan sesuai penyebabnya.

Salah memilih jenis treatment, bukan mustahil jerawat akan memenuhi seluruh permukaan wajah. Sedangkan jika perawatannya tepat, jerawat akan lekas hilang tanpa jejak dan tidak menyebar. Sebab itu, penting mengenal berbagai jenis terapi perawatan jerawat dan karakteristiknya.


Treatment untuk Menghilangkan Bekas Jerawat 

Metode perawatan dan treatment untuk menghilangkan bekas jerawat
Source: Canva

Jika membicarakan tentang treatment penghilang bekas jerawat, saat ini ada 8 metode perawatan yang paling populer di dunia kecantikan. Masing-masing memiliki prosedur dan komposisi bahan berbeda sehingga meskipun sama-sama mampu menghilangkan jerawat tanpa meninggalkan jejak, reaksi kulit tiap individu akan berbeda. Kenali macam-macam metode perawatan jerawat yang dimaksud, antara lain:

1. Platelet Rich Plasma

Merujuk pada artikel yang ditulis oleh Dr. dr. IGN Darmaputra, Sp.KK (K) pada halaman resmi Kementerian Kesehatan, platelet rich plasma menjadi salah satu metode yang efektif untuk menyembuhkan dan menghilangkan bekas jerawat. PRP sendiri merupakan metode pengambilan plasma darah pasien yang kaya trombosit untuk pengobatan jaringan – termasuk kulit – yang rusak.

Prosedurnya adalah dengan mengambil darah pasien sebanyak 10 – 20cc untuk kemudian dimasukkan sentrifugator (alat khusus) supaya plasma terpisah dari komponen lain. Plasma kaya trombosit yang sudah terpisah kemudian diinjeksikan pada jaringan kulit berjerawat untuk merevitalisasinya. Perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat melalui plasma darah ini semakin populer sehingga memiliki banyak peminat.

2. Chemical Peeling Treatment

Treatment untuk menghilangkan bekas jerawat berikutnya adalah chemical peeling treatment atau sederhananya eksfoliasi menggunakan bahan kimia. Tujuannya adalah untuk meregenerasi kulit wajah sehingga kecantikan dan kesehatannya dapat pulih dengan aman. Berdasarkan artikel pada halaman RS Abdi Waluyo, tindakan chemical peeling treatment terbagi menjadi 3 kategori:

  • Ringan: pengelupasan hanya dilakukan pada bagian terluar (epidermis).
  • Sedang: pengelupasan mulai epidermis hingga dermis (lapisan tengah kulit).
  • Dalam: pengelupasan di lapisan bawah dermis.

Apakah eksfoliasi bisa menghilangkan bekas jerawat bila menggunakan metode pengelupasan yang satu ini? Jawabannya, tentu saja bisa, namun setelah prosedur dilakukan, kulit yang sudah di eksfoliasi wajib dirawat dengan baik.

3. Mikrodermabrasi

Terapi selanjutnya untuk treatment wajah berjerawat adalah mikrodermabrasi yang pada intinya juga termasuk dalam metode eksfoliasi. Pada halaman KlikDokter, dr. Sepriani Timurtini Limbong, dijelaskan singkat bagaimana prosedur perawatan yang bertujuan untuk meremajakan kulit ini. Jadi, beberapa partikel, salah satunya aluminium oxide akan dioleskan pada seluruh permukaan wajah menggunakan alat khusus.

Zat tersebut bersifat abrasif (mengikis) terhadap permukaan terluar kulit, namun tetap aman. Tujuannya untuk mengangkat sel-sel yang rusak atau sudah mati akibat jerawat. Dengan demikian, proses peremajaan kulit berlangsung lebih cepat, jadi bekas jerawat pun akan lenyap. Salah satu perawatan yang sangat cocok untuk mengatasi masalah jerawat batu yang membandel.

4. Injeksi Filler

Injeksi filler merupakan tindakan penyuntikan zat-zat khusus, mayoritas kolagen, pada permukaan kulit. Merujuk pada halaman Halodoc, tujuan utama dari perawatan kecantikan yang satu ini adalah untuk membuat wajah lebih kencang dengan menghilangkan kerutan maupun garis halus. Namun, untuk mencapai hasil maksimal, tentu keberadaan bekas jerawat juga menjadi wajib dihilangkan, bukan?

Bahan-bahan yang disuntikkan melalui prosedur filler juga berfungsi menghilangkan bekas luka – yang mana bekas jerawat termasuk di dalamnya. Supaya mendapatkan hasil yang lebih maksimal, perawatan sebaiknya didahului dengan facial untuk menghilangkan bekas jerawat, kemudian diikuti penggunaan produk skincare yang tepat setelah treatment filler selesai. Utamanya menggunakan produk-produk yang bersifat anti-aging.

5. Terapi Laser

Dibandingkan dengan operasi plastik, treatment untuk menghilangkan bekas jerawat berupa terapi laser lebih aman. Merangkum dari Ciputra Medical Center, melakukan perawatan kecantikan dengan laser pada kulit dapat menghilangkan jerawat sekaligus bekasnya sehingga wajah kembali bersih seperti semula. Laser akan diarahkan beberapa menit pada area yang diobati hingga jerawat berhenti meradang.

Kemudian, jaringan kulit akan merangsang produksi kolagen alami untuk untuk menggantikan sel kulit mati sehingga kulit akan tumbuh sehat, tanpa bekas luka, dan kencang. Laser untuk menghilangkan bekas jerawat juga bermanfaat mengecilkan pori-pori sehingga produksi minyak alami dapat terkontrol supaya tidak mengakibatkan penyumbatan yang menyebabkan jerawat baru muncul pada wajah.

Baca juga: Kenapa Pori-Pori Wajah Membesar? Ini Penyebab dan Solusinya!

6. Intense Pulse Light

Terapi cahaya alias intense pulse light merupakan terapi bekas jerawat berikutnya yang sangat populer. Pada halaman WebMD dijelaskan bahwa metode ini spektrum cahaya berdurasi pendek dengan tekanan tinggi pada angka 500 – 1200nm. Penggunakan IPL pada wajah menghasilkan efek anti inflamasi atau peradangan sehingga dapat menghentikan penyebaran jerawat dengan cepat.

Untuk meredakan jerawat dan menghilangkan bekasnya, memerlukan hingga 6 kali terapi IPL supaya hasilnya dapat maksimal. IPL bisa menjadi alternatif terapi laser bila ada indikasi kulit Anda sensitif terhadap perawatan tersebut. Sebagai catatan tambahan, kedua terapi ini: IPL dan laser, tidak bisa digabungkan karena khawatir merusak lapisan kulit terlalu dalam.

7. Dermapen/Dermaroller

Selanjutnya ada treatment untuk menghilangkan bekas jerawat yang disebut dermapen / dermaroller. Metode perawatan ini menggunakan teknik memijat permukaan wajah menggunakan alat berupa roller yang memiliki jarum-jarum kecil di bagian ujungnya. Tidak heran bila terapi ini disebut juga dengan treatment microneedling. Mengutip Beautynesia, perawatan dermaroller sangat efektif menghilangkan bekas jerawat.

Sebab, jarum-jarum di bagian ujung alat akan merangsang produksi kolagen alami untuk memperbaiki sel kulit yang rusak dikarenakan jerawat dan meregenerasi. Jadi, kulit Anda dengan sengaja dilukai untuk membangkitkan sistem perbaikan alaminya. Meskipun demikian, dermaroller tidak akan meninggalkan bekas luka setelah pemakaian karena otomatis permukaan kulitnya akan langsung menutup sendiri.

8. Mesotherapy

Jenis perawatan terakhir untuk menghilangkan bekas jerawat membandel adalah mesotherapy. Teknik yang satu ini menggunakan metode injeksi untuk menyuntikkan bahan-bahan aktif seperti: vitamin, asam amino, kolagen, mineral dan sejenisnya, ke dalam jaringan kulit. Penyuntikan tersebut bertujuan untuk menghentikan peradangan dan meregenerasi sel kulit yang rusak dengan segera untuk menghilangkan jerawat.

Terapi yang satu ini lebih maksimal jika setelahnya Anda menggunakan produk-produk perawatan non comedogenic skincare supaya produksi sebum tetap normal sehingga tidak mengakibatkan pori-pori tersumbat yang memicu bakteri penyebab jerawat muncul. Tindakan mesotherapy cukup sederhana namun efektif dalam mengatasi permasalahan jerawat tanpa mengakibatkan efek samping dan hanya perlu sekali terapi.

Esmoir Tips

Banyak sekali bukan pilihan treatment untuk menghilangkan bekas jerawat sebagaimana dijabarkan detail di atas? Namun, sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Pastikan Anda berkonsultasi dulu dengan ahli di bidangnya sebelum disarankan untuk menjalani salah satu terapi tersebut.

Anda dapat mengandalkan Esmoir Clinic yang menyediakan berbagai jenis perawatan di atas. Anda akan mendapatkan sesi konsultasi supaya dokter bisa menentukan diagnosa dan treatment yang tepat. Jangan lupa menerapkan gaya hidup sehat seperti minum air yang cukup untuk mengimbanginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *